Sabtu, 09 Juni 2012

'Tolong', 'Terima Kasih', dan 'Maaf'

hari ini aku ingin curhat..(ciee.. yang pengen curhat,..) akhir-akhir ini aku mengerti apa arti kata 'Tolong', 'Terima Kasih', dan 'Maaf'... tiga kata tersebut sangat tidak gampang untuk diucapkan kalau tidak sepenuh hatiku.. aku akan membahas tentang ketiga kata tersebut yang agak jarang digunakan oleh kehidupan sehari-hari..


1. Tolong
aku pernah melihat orang menyuruh temannya dengan kalimat "eh, N*** (nama disamarkan) ambilkan buku gue deh.." kalimat tersebut sangat tidak baik karena tidak ada kata 'Tolong'.. harusnya dia mengatakan kalimat seperti ini "N***, tolong ambilkan buku gue.." kalimat itu kan sangat sopan karena ada kata 'Tolong' dan akan sama persis bila kalimat kita artikan ke bahasa inggris "N***, please bring my book.." kalau orang luar negeri yang berbahasa inggris menyuruh orang pasti pakai kata 'Please' yang artinya 'Tolong'. mereka tidak pernah menyuruh orang tanpa kata 'Please'. pasti orang itu jarang minta tolong dengan orang lain, tapi walaupun jarang, setidaknya pakai kata 'Tolong' bila butuh bantuan atau dia sangat tidak niat untuk minta tolong...
tapi ada juga orang yang menyuruh orang dengan kata 'Tolong' dengan gampang. hanya saja karena mereka sering menyuruh orang, jadi mereka mengatakan kata 'Tolong' dengan gampang. mereka tidak tahu apa arti kata 'Tolong'. kalian pasti berpikir kalau kata 'Tolong' adalah kata yang digunakan bila kita sedang butuh bantuan. tapi itu menurut bahasa. kalau menurut hati kita? pasti berbeda dengan kenyataan.
jadi intinya adalah kalau kita ingin minta bantuan dengan orang lain, kalian harus mengatakan kata 'Tolong' dengan sepenuh hati agar orang itu bisa menolong kita begitu pula sebaliknya. bila ada orang yang meminta pertolongan kita, terimalah dengan senang hati tapi jangan bermuka 2, di depan ramah tapi dibelakang merasa tidak senang karena harus menolong orang karena orang yang kita tolong tidak memberi imbalan. jangan berpikir menerima imbalan kalau ingin menolong orang.

2. Terima Kasih
kata 'Terima Kasih' adalah kata kedua yang menurutku sulit untuk dikatakan langsung dengan sepenuh hati setelah kata 'Tolong'. mengapa itu bisa terjadi? karena aku sering lupa berkata 'Terima Kasih' setelah orang lain menolongku. jadi gara-gara itu aku agak berat bila mengatakan 'Terima Kasih' secara langsung.
Apakah kalian sama sepertiku? mungkin, siapa tahu? kata 'Terima Kasih' sangat familiar di telingaku karena banyak digunakan seperti seorang kasir di sebuah toko. tapi kebanyakan dari mereka mengatakan 'Terima Kasih' dengan wajah malas. itu membuatku risih karena ia tidak ikhlas memberi kata 'Terima Kasih' kepada pelanggan. tapi ada juga yang memasang wajah gembira, karena dia orang baru yang bekerja di toko. tapi lama-lama dia juga akan seperti seniornya. ada juga orang mengatakan 'Terima Kasih' dengan wajah sangat bersyukur karena telang ditolong. biasanya orang yang mengatakan 'Terima Kasih' dengan ekspresi wajah senang adalah orang desa. mereka sangat polos, baik, dan sangat ramah. waktu itu aku sedang liburan di kampung halaman. aku berjalan dari rumah pamanku ke rumah sepupuku yang jaraknya cukup jauh. aku jalan kaki karena aku meminta kakakku untuk menurunkan aku di jalan sedangkan kakakku mengamil barang dari rumah sepupu ke rumah pamanku. kemudian ada orang yang sedang mengendarai motor dan barangnya jatuh. tadinya aku gak mau menolong karena nanti dia pasti akan mengatakan sesuatu dengan bahasa jawa, sudah pasti aku tidak mengerti kata-katanya. tapi aku melihat sekeliling, tidak ada orang di jalan itu selain aku dan dia. well, aku terpaksa menolongnya. aku angkat barangnya yang agak berat. dan sesuai dengan perkiraanku, dia berbicara dengan bahasa lokal, yaitu bahasa jawa. di awal kalimat ia mengatakan 'Terima Kasih' dengan wajah yang sangat bersyukur karena aku telah mengangkatkan barangnya. aku menjawabnya dengan senyuman karena kalau aku memakai bahasa indonesia, dia pasti tidak mengerti.tapi setelah itu ia mengatakan sesuatu dengan bahasa jawa. aku hanya menganggukan kepala walau aku kurang paham apa yang dikatakannya.
aku merasa senang kalau orang mengatakan kata 'Terima Kasih' dengan ekspresi bahagia. jadi aku merasa bahwa pertolonganku sangat bermanfaat.
jadi intinya adalah kita harus berkata 'Terima Kasih' setelah orang lain menolong kita. kata 'Terima Kasih' adalah kata yang begitu istimewa. kalian tahu kenapa? karena kata itu lebih dari sebuah imbalan dari orang yang kita tolong.

3. Maaf
kata ketiga yang sangat sulit aku katakan adalah kata 'Maaf'. baik secara langsung maupun tidak langsung, aku sangat berat bila mengatakan kata itu. banyak sekali kesalahan yang aku lakukan, tapi jarang sekali aku mengatakan kata 'Maaf'. apakah kalian sering mendengar kata 'Maaf' dari orang lain kepada kalian atau yang lain jika orang itu bersalah? mungkin iya, tapi ada yang tidak. aku jarang sekali mendengar kata 'Maaf' dari seseorang yang membuat kesalahan kepadaku. begitu pula aku. aku jarang mengucapkan kata itu. mengapa kata itu sulit diucapkan? padahal aku sudah sepenuh hati untuk mengatakan kata 'Maaf'. tapi masih saja susah untuk mengeluarkanya.aku jadi bingung bila mengambil intinya. soalnya aku sangat tidak mengerti arti kata 'Maaf', walau secara bahasa aku mengerti, tapi menurut hatiku, aku belum mengerti kata 'Maaf'. apa karena aku terlalu banyak menimbulkan kesalahan jadi aku tidak bisa mengatakan kata 'Maaf'? ah... kata 'Maaf' adalah kata yang sulit aku katakan walau sudah sepenuh hati ingin mengatakannya...

itulah penjelasan dari tiga kata yang sangat berat untuk mulutku. kuharap kalian tidak sepertiku yang sangat sulit mengatakan kata-kata tersebut walau sudah sepenuh hati.

oh ya,  aku menemukan foto editan seorang JUMPer dari facebook. aku ngakak banget melihar para member JUMP menjadi cewek AKB48. apalagi melihat Takaki yang jadi Takahashi Minami. yang paling mirip cewek banget adalah Yamada-kun, Chinen, si tiang listrik Nakajima Yuto, dan Inoo Kei. mereka benar-benar cantik!!
HSJ48